Kamis, 19 Januari 2017

KampusFiksi Writing Challenge #Day2 : 3 Hal yang Membuat Histeris



Bangun tidur dengan seekor kucing. Bukannya aku takut dengan kucing. Tapi, beberapa kisah yang terjadi antara aku dan kucing membuat kita tidak bisa akrab. Waktu masih kecil, saat makan ada seekor kucing yang loncat ke meja. Sampai ke depan piringku dan aku sangat kaget. Pernah juga, saat mati listrik, seekor kucing tidur di tempat tidurku. Waktu aku mau tidur, karena gelap, aku langsung tidur di atas kucing itu. Si kucing bergerak di bawah punggunggu. Aku geli sekaligus kaget. Setelahnya, hubungan kita tidak pernah baik.
Bangun tidur sebagai orang lain atau ada di dimensi dunia yang lain. Sebelum tidur, aku sering memikirkan sesuatu. Kadang, aku berkhayal, bagaimana kalau nanti saat bangun, aku adalah seorang Syahrini. Apa aku akan menggunakan uangku untuk membuat hujan uang di sebuah desa daripada naik jet pribadi? Kira-kira seperti itulah. Kebanyakan pikiran aku ini. Nah, kalau itu benar-benar terjadi, mungkin aku akan histeris.
Ada rambut di makananku. Ini semacam hubungan tidak baikku dengan kucing. Tapi, kalau yang ini aku sedang mencoba menguranginya. Histeris yang kumaksud di sini sebenarnya lebih mengarah ke arah “enek” berlebihan. Jadi, tiap aku makan nasi dan ada sehelai rambut saja di dalamnya, maka aku akan berhenti makan. Merasa mual sampai hilang selera makan.
Berhubung aku ini orangnya memang jarang teriak-teriak, jadi histeris versiku jangan dibayangkan seperti itu. Kalau teriak, paling juga teriak ringan, bukan jeritan. Histeris versiku lebih mengarah ke perasaan dan tingkah laku. Bisa saja aku langsung melompat, berlari terbirit atau menahan perasaan ngeri di dalam.


0 komentar:

Posting Komentar