Rabu, 08 Mei 2013

logika vs perasaan

logika dan perasaan. dua hal abstrak sekaligus absurd. bersemayam dalam jiwa setiap manusia. tidak ada definisi sempurna akan logika dan perasaan. definisi masing- masing orang secara general yang sering dipakai. logika dan perasaaan bagai dua hal berbeda yang berlawanan arah. yang satu ke selatan yang satu ke utara. namun keduanya bisa bertemu di tengah bukan??
logika kata orang- orang sering dikaitkan dengan pikiran, pemikiran, otak, de el el yang sejenis sama itu. " logikanya dipakai" sering dengar kalimat itu dari seseorang yang menyuruh orang lain untuk berpikir. logika= pikiran atau rasional berpikir. sedang perasaan adalah..... perasaan adalah... adalah apa ya,, yang satu ini benar- benar absurd... dari kata dasar "rasa". rasa manis ada, pahit ada, asam ada, dan rasa- rasa yang lain. tapi perasaan itu apa???.... mungkin berkaitan dengan hati.... tidak bisa dijelaskan dengan kata- kata, tapi orang- orang pasti sudah tahu perasaan itu apa... :)
antara logika dan perasaan harus bisa seimbang. jangan seperti saya yang selalu memenangkan perasaan. mungkin karena saya adalah seorang melankolis sempurna. sudah bawa'an dari sononya untuk memenangkan perasaan jika saya wasitnya.

Kamis, 02 Mei 2013

6 KEPALA YANG BERARTI, plus 1

Ini nih, penyakit yang saya gag bisa hindari. Walau sudah lelah dan jenuh membuat laporan yang tak tahu kapan tahu ujungnya pada kuliah saya. Akhirnya saya memutuskan untuk merefresh pikiran saya, dengan menuangkan ide pada sebuah coretan . dan coretan saya kali ini, diperuntukkan kalian.
Emm mau mulai dari mana nih. Mulai dari abjad saja ya… kalau mulai dari factor “U” takut ada yang tersinggung… wkwk, peace

Anis Sulistyani


Salah satu sahabat saya yang tak pernah lupa menambahkan gerakan tangan di setiap percakapan. Gag percaya? Silahkan saja di coba. Ajukan topic apapun yang anda mau. Libatkan dia dalam pembicaraan. Dan siapkan lengan atau bagian tubuh anda yang mana saja untuk kontak langsung sama tangan cewek mungil satu ini.hhee… gaya sms maupun gaya ocehannya lekat sekali dengan logat Rembang. “ iyo eg?”, “opo eg?”, “iya nu”, dan masih banyak lagi, yang sayangnya, saya malas membahas tentang Rembang….
Sifatnya pendiam, agak cuek. Sebagaimana teori- teori yang sudah ada, orang pendiam dan cuek itu lebih sulit untuk dipahami. Namun orang pendiam dan cuek tak selamanya seperti apa yang sudah di gariskan tersebut. Di balik sifatnya itu, anis ( begitu saya akrab memanggilnya) mempunyai kesabaran yang patut di contoh. Rasa sabarnya terkadang membuat saya merasa minder. Saya akan belajar banyak tentang sabar, lewat kisah- kisah yang sudah di bagi dengan saya. :)

Betari Diaz Karlinda


Tak kalah mungil sama anis. Hehehe peace…. :) ciri khasnya ada di mata. Entah, saya juga bingung mau bilang mata model apa yang dipunya mbak bet ( gag tau nih panggilan munculnya dari mana). Yang jelas, sorotannya sangat berbeda. Mau mengartikan mata- mata model pemain sinetron antagonis? Enggak juga. Karena terkadang sorotannya sangat teduh bagi setiap orang yang menyadarinya. :)
Keahliannya di bidang “ percintaan”.. silahkan share semua masalah  anda, maka anda akan mendapat nasihat luar biasa yang tak terfikir oleh anda sendiri. dia makhluk paling perasa diantara kita semua. Gimana ya, caranya numbuhin sikap perasa seperti itu?? Wahh saya harus belajar banyak dari mbak bet… :)
  
Jayanti Eka Fitriana


Si bungsu yang ditunggu kedewasaanya oleh kita semua. Hhee :p mau cerita apa ya tentang dia.. mau bilang standart2 aja ya gag mungkin.. coz semua yang saya tulis di sini adalah orang- orang yang istimewa dan luar biasa… untuk sisi bicara di depan umum, si eka juara satunya di sini.. ketenangannya dalam berbicara di depan umum, harus kita semua contoh.. maklum, kan kita calon guru yang nantinya bakal mengoceh tentang hukum- hokum yang sudah jadi sebelum kita lahir. Enggak tahu ya, gimana cara otak si Eka menyeimbangkan antara berpikir dan berbicara. Yang jelas,gaya bicaranya itu ngalir banget, kayak sungai. Gag terlihat seperti berpikir. Padahal, yang di omongkan ngena dan berbobot. Teringat saat aku presentasi psikopen bersamanya. Di situlah saya menyadari bahwa keseimbangan berpikir dan berbicaranya di atas rata- rata.
Bersyukurlah kawan atas itu semua… :)

Nartini Lestari


Ini nih, yang nama belakangnya “kembar persis” sama nama ku. kayak marganya sama aja. Padahal jauuuhhh… dia berada di ujung selatan ( Cilacap), dan saya berada di agak ujung utara ( Kudus). Tapi, sama nama bukan berarti sama segalanya. Justru kita berlawanan.. dia kurus, aku gemuk ( kapan yaa aku turun 3kg dan si Tari naik 3kg….???). dia suka pake sepatu yang gag trepes, lah aku?? Menyeimbangkan diri saat pake sepatu trepes aja susah.. hhuhhu…
Si tari orang yang multitalent..apa aja bisaaa…hehe,,namun terkadang sikap cueknya membuat wajah menjadi angker.. ayooo semangat tersenyum biar wajahnya enggak angker… :)

Rohmah Desiana


 “ Mamahhh…” begitu semua memangilnya… ini orang anaknya berapa yahh?? Terus aku anak yang keberapa?? :p wkwkwkw…  ini orang dengan kebaikan luar biasa. Terutama dengan orang yag dekat dengannya. Enggak dekat aja di baikin sama si desy, apalagi dekat??.. di anterin kemana-mana, dipinjemin kamar buat 7 orang, di beri suplay makanan.. kurang baik apa ini orang?? badannya bagus di pake’in apa ja.. apalagi pake rok..bagus banget..( siap- siap naik ke langit 7 nih.. )…
Tapi, tak ada gading yang tak retak…. Ooppss sorry… mamah suka bersikeras sama keinginannya.. baik saat itu ditempatkan pada tempatnya… kalau waktu dan tempat tidak tepat yaa bisa menyinggung satu sama lain.. di tingkatin lagi yah mah pengertian dan kebaikannya…. :)

Wina Meilani Dirgahari


Kenapa enggak dirgahayu aja mbak wina?? Haha.. :D
Orang yang paling dewasa di antara kita semua… orang yang kedekatannya dengan sang maha Pencipta membuat saya berkaca pada diri saya sendiri…  namun “kesomplakannya” sering membuat saya tertawa lebar. Dan pernah terlintas pada pikiran saya. Bahwa ini orang suka mencetuskan teori- teorinya, terutama di bidang humor yang membuat orang terkocok perutnya… sifat dewasanya juga terkadang di bumbui dengan aksen kekanakan. Bukan secara sifat, tapi secara tingkah laku. Emm apa ya contoh konkretnya…  dari keisengannya mungkin…. Heheh :)

Dan yang terakhir… 

Putri Lestari


Tidak ada yang perlu saya ceritakan secara panjang kali lebar, sehingga tulisan ini menjadi luas. Singkat dan padat saja. Akhir- akhir ini saya menganut paham “ make your own world”…. Ya… ini saya, dan ini dunia saya… tak peduli orang lain mau melihat saya seperti apa, dan menilai saya seperti apa.. silahkan saja, monggo… J ( ini sisi egois saya)… yang pada kenyatannya saya adalah manusia biasa dengan segala kekurangan maupun kelebihan saya..  ibarat kanvas lukisan, ada banyak coretan dan warna pada kanvas itu. Tak hanya garis lurus yang ada pada kanvas itu, tapi juga garis lengkuk, bengkok, bahkan garis putus- putus. Yang mana, tak hanya jalan lurus yang sudah saya tapaki. Namun juga terkadang membelok, bahkan berputar  ke arah yang salah. Juga tak hanya warna putih di kanvas itu. Ada merah, ungu, kelabu, bahkan hitam. Yang mana saya telah mewarnai kehidupan saya dengan kebaikan,keburukan, kebergunaan untuk orang lain, bahakan merugikan orang lain. Itulah saya. So, it’s me, and it’s my world. :)
# teruntuk kalian yang spesial dalam hidup saya... :)