Senin, 09 September 2019

UMi: Solusi Ide Bisnis Kreatif Minim Modal



Jika berbicara tentang perekonomian mandiri secara sederhana, maka UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) tak akan luput dari tinjauan. Keberadaan UMKM telah menjadi bagian penting bagi perputaran roda ekonomi terutama pada lapisan menengah ke bawah. Sebuah artikel di Koran Jakarta mengatakan bahwa pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu solusi dalam menggairahkan pertumbuhan perekonomian nasional dan mengurangi angka kemiskinan. Studi yang dilakukan Murdani dkk juga mengatakan hal senada; UMKM memberi sekitar 87% kontribusi ke dalam sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Jadi, UMKM ternyata bisa "menolong" pertumbuhan ekonomi rumah tangga. Tapi, modal terkadang menjadi pengganjal majunya sebuah industri mikro ini.
Tak bisa dipungkiri, kehadiran modal merupakan jalan utama terbukanya sebuah usaha. Modal merupakan hal vital dalam usaha. Tanpa modal ide-ide kreatif yang berlalu-lalang di pikiran hanya bisa melayang pergi lalu kandas begitu saja. Dan, pada akhirnya bisnis yang ingin dibangun tak bergerak ke arah mana pun kecuali di kepala. Bisa saja meminjam modal di bank, atau koperasi. Tetapi, tak semua orang bernasib sama. Untuk sebuah bisnis yang baru dirintis dari benih kecil dan akan tumbuh perlahan, meminjam modal di bank terasa menyekik leher. Dan, provit mereka yang masih tergolong kecil mungkin dianggap tidak menguntungkan. Lalu, bank tidak bisa menggelontorkan dana pinjaman untuk bisnis yang berskala mikro. Bisnis yang rencananya hanya dibangun di gang-gang kampung saja.
Pemerintah tak tinggal diam atas masalah modal ini. Pemerintah memberikan uluran tangan  pada mereka yang butuh modal lewat program UMi (Pembiayaan Ultra Mikro). Program ini untuk membantu usaha dalam skala mikro yang bahkan tak tertolong oleh kredit melalui bank. Sebenarnya program ini merupakan lanjutan dari program bantuan sosial beberapa waktu lalu. Jika saya tidak salah ingat, dulu pemerintah pernah memberikan modal berupa barang untuk beberapa masyarakat terpilih. Barang tersebut tentu saja barang yang layak dijadikan untuk membuka usaha. Nah, kalau sekarang, pemerintah memberikan dorongan kepada pelaku usaha mikro dalam bentuk modal usaha. Maksimal sebesar 10 juta untuk tiap debitur. Dengan Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai koordinator dan Lembaga Kuangan Bukan Bank (LKBB) sebagai penyalur. PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang akan menyalurkan dana Pembiayaan UMi. Pencairan dana akan dijamin mudah dan cepat.

Siapa saja yang berhak mendapatkan UMi?
Jawaban atas pertanyaan itu adalah semua orang. Semua Warga Negara Indonesia berhak mendapatkan UMi. Ada tiga syarat sederhana yang diberikan oleh pemerintah:
  1. Tidak sedang dibiayai oleh lembaga keuangan/koperasi.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan Elektronik.
  3. Memiliki ijin usaha/keterangan usaha dari instansi pemerintah dan/atau surat keterangan usaha dari penyalur.
Mudah dan sederhana sekali bukan, syarat untuk mendapatkan UMi? Ya, saya rasa ini karena pemerintah benar-benar ingin memberikan bantuan modal untuk para pelaku usaha mikro tanpa terkecuali.

Solusi Ide Bisnis Kreatif Minim Modal                    
  1. Untuk Anak Muda
Saat berada di masa kuliah, saya berkenalan dengan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Para mahasiswa membuat proposal untuk didanai. Beberapa kali saya mengikuti program ini dan memerhatikan bahwa ada banyak sekali mahasiswa yang mengajukan proposal dengan tema kewirausahaan. Begitu banyak ide kreatif tentang produk yang ingin dihasilkan. Sayangnya, tak semua bisa lolos proses seleksi. Itu artinya, ada banyak ide usaha yang gugur karena tidak ada ketersediaan modal. Sebagian mahasiswa, apalagi yang berada di garis ekonomi menengah ke bawah tidak punya cukup modal untuk mengembangkan idenya. Ide-ide itu hanya berakhir pada tumpukan kertas proposal yang tak terpakai lagi.
Kehadiran UMi mungkin bisa saja menjadi suntikan semangat untuk mereka. Jika tidak lolos proses seleksi, maka mereka bisa mengajukan pinjaman modal pada UMi untuk mewujudkan impian bisnisnya. Saya harap pemerintah melakukan sosialisasi dengan lebih banyak lagi pada para mahasiswa yang ingin merintis bisnis kecilnya. Sekaligus menyuntikkan banyak keberanian agar mereka memulai usahanya lewat uluran tangan UMi.
  1. Untuk Masyarakat
Di gang-gang kecil desa, mungkin saja ada banyak sekali para pelaku usaha mikro yang bermimpi besar. Mereka ingin usahanya maju, tapi stagnan di tempat karena terbatas modal. Atau mereka ingin mewujudkan impian bisnis yang selama ini hanya ada di pikiran. Hadirnya UMi bisa menjadi penolong bagi mereka. Sosialisasi yang lebih banyak lagi mungkin akan membantu mempertemukan UMi dengan para pejuang bisnis mikro. Selain itu, mindset seorang pebisnis juga boleh dibina oleh pemerintah. Agar para pelaku maupun calon pelaku bisnis mikro semakin mempunyai keberanian untuk mewujudkan impian usahanya. Dan, agar UMi semakin tepat sasaran lagi bermanfaat untuk yang membutuhkan.

#UMicroScope #KenaliUMiLebihDekat




0 komentar:

Posting Komentar