Transaksi ekonomi
bergeser ke media digital begitu cepat, mengimbangi laju kemajuan teknologi.
Budiman Sudjatmiko dalam
“Menuju Ekonomi Digital:
Kemajuan Teknologi, Kesetaraan Akses dan Kolaborasi” mengungkapkan
pendorong utama era digital ini adalah perkembangan Teknologi Informasi Revolusi, Big Data dan
Revolusi Konektivitas (Internet of Things). Pengertian jual-beli
yang dulu terbatas pada penukaran barang/jasa dengan senilai uang tertentu
secara langsung mulai mengalami perluasan arti. Jual-beli bisa dijembatani oleh
transaksi non-tunai dengan kemudahan yang luar biasa. Kartu Debit, Kartu
Kredit, hingga bermacam uang virtual
menjadi alternatif pembayaran. Jual-beli juga mencapai ranah ketidakterbatasan
pada produk yang dijual. Misalnya, minimarket
telah membuktikan bahwa mereka menyediakan "apa saja" dan melampaui
makna sebagai toko kelontong semata. Tetapi, para pelaku usaha mikro skala
rumah tangga seperti warung
yang masih bertahan dengan cara lama akan mengalami kelunturan eksistensi.
Padahal mereka juga merupakan salah satu bagian dari pelaku ekonomi yang tak
boleh dilupakan jaman.
Orang-orang lebih
memilih berbelanja ke minimarket karena layanan yang disediakan lebih banyak.
Konsumen era digital pun lebih senang dimanjakan oleh satu tempat dengan
puluhan opsi transaksi. Tidak hanya kegiatan beli kebutuhan tetapi juga layanan
ekonomi lain seperti pembayaran tagihan hingga pemesanan tiket. Kominfo pada bukunya Study Ekonomi Digital
Di Indonesia memaparkan bahwa telah terjadi perubahan model bisnis dari Old Model-New Model-Future Model. Gambaran
sederhana yang Kominfo
paparkan contohnya pada pemesanan tiket.
Dulu pemesanan hanya bisa melalui
agen. Sekarang sudah beralih di banyak tempat
seperti minimarket bahkan melalui aplikasi
dengan segala kemudahannya. Jika warung masih bertahan tanpa inovasi, maka
mereka akan mengalami kemerosotan popularitas hingga penghasilan. Dan, bisa mengalami gulung tikar.
Perkenalkan, KUDO
KUDO kependekan dari Kios
untuk Dagang Online. Ia dibangun
atas tiga niat mulia. Pertama, memberikan akses digital untuk berjualan
berbagai macam produk bagi warung tradisional. Kedua, menjembatani layanan
keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan. Ketiga,
meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para
individu untuk berjualan. Singkatnya, KUDO
hadir untuk #MerdekainWarung meng-upgrade
warung menjadi Warung Digital Serba Bisa,
agar berdaya saing di era digital ini. Ada banyak layanan yang disediakan oleh
KUDO.
Grosir sembako adalah salah satu fitur
yang disediakan oleh KUDO. Murah dan cepat jargon yang diusung oleh KUDO.
Penjual tidak perlu mencari pemasok sembako lalu membandingkan harga. Karena di
KUDO sudah dijamin harganya miring. KUDO
bekerja sama dengan para produsen dan perusahaan ternama. Selain
itu, barang akan cepat sampai bahkan
dalam waktu satu hari.
Warung akan semakin kece dengan fitur
ini. Para tetangga tak perlu kerepotan mencari mesin ATM untuk transfer uang
karena warung dekat rumah
mereka sudah menyediakannya. Ini akan menjadi daya tarik kuat untuk warung mengingat
transaksi transfer di masa sekarang semakin meningkat. #MajuinWarung bisa dilakukan dengan menambah layanan
ini.
Bisnis yang satu ini sudah sangat
populer. Ya, semua orang butuh pulsa. KUDO menyediakan fasilitas bisnis pulsa dengan harga yang sangat murah.
Dalam bahasa Indonesia PPOB
bisa diartikan sebagai loket pembayaran online bank. Pembayaran yang dimaksud
antara lain PLN, TELKOM, PDAM, cicilan motor, dan lain sebagainya. KUDO sebagai
pihak yang ingin memerdekakan Warung menyediakan fasilitas ini tanpa keribetan.
Bayar
Tagihan telepon? Ke
warung aja. Hehehe. Caranya mudah dan
nggak pakai ribet.
KUDO bekerja sama dengan Grab
untuk mempercepat prekonomian digital. Ada keuntungan bagi Warung yang sudah
bergabung dengan KUDO. Jika ada orang yang mendaftar agen Grab, maka pemilik
warung mendapatkan keuntungan.
Wah, ini yang paling keren.
Beli tiket kereta api di warung. Kapan lagi beli tiket kereta api semudah dan
sedekat ini. KUDO menyediakan fasilitas bagi warung yang ingin menjual tiket
kereta api. Gratis dan tanpa modal awal.
#MerdekainWarung Bersama KUDO
Seorang ibu, pedagang warung tenda kecil di pinggir jalan
telah merasakan manfaat dari KUDO. Pertama dari tampilan warung yang menarik
dan tak biasa. Katanya, sejak pertama memandang pembeli akan penasaran dengan
warung miliknya.. Gerobak kecil yang dicat warna biru juga tampak lebih bersih
dan rapi. Sehingga mendatangkan lebih banyak konsumen.
Kedua,
penghasilannya pun bertambah. Ini sudah selaras dengan tujuan dibentuknya KUDO. Dan, sudah jelas
sekali jika bergabung dengan KUDO akan membuat warung berlimpah keuntungan.
Dari semua fitur yang disediakan oleh KUDO, sudah jelas
bahwa kehadirannya ada untuk meningkatkan eksistensi warung di era digital ini. Ada banyak fasilitas-fasilitas
berbau digital yang kekian yang akan mewarnai warung. Jadi, warung yang semula
biasa saja akan berubah menjadi luar biasa dan banjir banyak keuntungan. KUDO
memang merupakan solusi bagi eksistensi warung di era digital sekarang ini.
Nah, biar warung digital makin eksis dan maju, para
pemilik warung dengan label KUDO rasanya perlu menambahkan lokasi warungnya di Google Maps. Saat orang asing dari
luar kota ingin mencari toko kelontong, pasti mereka akan mencarinya di Google
Maps. Jadi, biar warung makin maju dan merdeka, maka tidak ada salahnya memasukkan
lokasi warung di sana. Agar Warung Digital KUDO bisa menjadi alternatif terbaik
bagi para pelancong.


0 komentar:
Posting Komentar