Program
Ramadhan “Para Pencari Tuhan” selalu hadir dengan kisah yang penuh makna.
Nilai-nilai kehidupan dan agama dikemas apik dalam kisah sederhana yang sering
kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekali pesan moral yang bisa
diambil dari sinetron ini. Apalagi, pesan disampaikan secara halus, tidak ada
kesan menggurui. Sehingga, kita para penonton bisa langsung manggut-manggut dan
mengiyakan pesan yang disampaikan.
Menonton
sinetron “Para Pencari Tuhan” bagaikan menonton miniatur dunia ini. Tokoh-tokoh
di dalamnya merupakan interpretasi karakter-karakter manusia yang ada. Ada si
kaya yang diwakili oleh Pak Jalal, dan ada si miskin yang diperlihatkan melalui
tokoh Asrul. Masih ada tokoh lainnya yang juga turut serta meramaikan kisah
pencarian Tuhan ini, antara lain; Bang Jack, Chelsea, Barong, Juki, Aya, Azaam,
Kalila, Ustadz Feri, Haifa (istri Ustadz Feri) dan Udin. Beberapa tokoh baru
juga dimunculkan pada jilid tertentu untuk. Misalnya saja Baha, yang muncul
pada jilid 2 dan 3 dengan karakternya yang unik dan mengejutkan. Konflik yang
diangkat sinetron ini sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Segenggam Makna dari Para Pencari
Tuhan
Kisah yang disajikan oleh sinetron
ini memang banyak menyimpan makna yang bisa diambil dalam hidup. Pertama, kisah
pertaubatan Chelsea, Barong dan Juki yang merupakan seorang mantan narapidana.
Kemauan keras mereka untuk “mencari Tuhan” sangat menginspirasi setiap orang,
termasuk saya. Bayangkan saja, dari pribadi yang dulunya buat agama, menjadi
pribadi yang selalu memperbaiki diri dan belajar agama. Kerja keras mereka dan
bimbingan Bang Jack, sangat patut dijadikan contoh. Bahkan, mereka sudah pernah
naik haji bersama Bang Jack. Betapa menakjubakannya jalan yang diperoleh manusia
ketika dia benar-benar mencari Tuhannya.
Kedua, lika-liku kisah percintaan
Aya dan Azam. Kisah cinta yang disajikan sangat elegan dan berbeda dari
lainnya. Membuat penonton tidak bosan, bahkan gemas dengan tingkah keduanya
dalam mengekspresikan cinta. Diceritakan Azam yang mengejar Aya, cinta masa
kecilnya. Pendekatan yang dilakukan Azam kepada Aya pun terkesan terhormat
dengan bahasan-bahasan agama, bukan gombalan-gombalan tiada makna. Kata-kata
romantis yang terlontar dari Azam maupun Aya juga tidak sembarangan. Semua berlandaskan
pada kisah-kisah agama yang pantas dijadikan tauladan. Rumah tangga mereka juga
dibangun berdasarkan landasan agama. Sehingga, seering terjadi debat-debat
agama yang menginspirasi di antara mereka. Ini patut dijadikan contoh bagi
pasangan muda yang ingin berumah tangga.
Ketiga, pelajaran cinta dari Kalila.
Kalila muncul sebagai orang ketiga dalam hubungan percintaan Aya dan Azam yang
belum jelas arahnya. Kalila yang mengikhlaskan Azam menikahi Aya sangatlah
bijak dalam menjalani hidup. Ketika Pak Jalal mengusulkan poligami pun, Kalila
tidak serta merta menerimanya. Padahal, jelas-jelas dia pernah menyukai Azam. Tetapi,
dia yang tahu bahwa poligami bukan perkara mudah. Jadi dia menekan perasaannya
untuk kebahagiaan dan ketenangan mereka semua. Termasuk ketenangan Aya dan
Azam. Pelajaran cinta dair Kalila yang bisa diambil yaitu dia tidak menjadikan
perasaan cinta kepada Azam adalah segalanya. Dia tetap menyandarkan diri pada
Tuhan untuk urusan cintanya. Sikap tegar dan tetap ceria yang dia perlihatkan
sangat pantas dicontoh. Apalagi bagi para remaja yang sering merasa galau
karena putus cinta.
Keempat, cara memaknai materi dari Asrul
dan Pak Jalal. Kehidupan mereka seakan mengingatkan kita pada roda kehidupan
yang terus berputar. Asrul yang dulunya sangat miskin suatu ketika pernah
sukses atas usaha soto bataknya. Sementara Pak Jalal yang kaya raya di kampung
sempat bangkrut karena ulah salah satu bawahannya yang curang. Ini mengajarkan
bahwa materi tidaklah abadi. Materi bisa datang dan pergi kapan saja. Tidak ada
yang perlu dibanggakan dari materi berlimpah yang kita punya. Apalagi, ketika
Asrul sudah sukses, tetapi merasa bahwa ibadahnya sekarang tidak lebih baik
dibanding ketika dia miskin. Kemudian dia meminta kepada Tuhan agar
mengembalikan kehidupannya yang dulu. Pak Jalal pun, ketika sudah sukses
kembali, masih memilih tinggal di gubuk sederhana. Sebenarnya, ini adalah
sentilan halus sekaligus mengena yang perlu di pegang baik-baik. Cara Asrul dan
Pak Jalal memaknai materi dalam kehidupan sangatlah menyentuh.
Masih banyak makna dan nilai
kehidupan yang bisa kita ambil dari sinetron “Para Pencari Tuhan”. Baha,
seorang pemabuk yang menyumbangkan semua uangnya untuk baitul mal dan
pembangunan kampung. Bang Jack yang merelakan tabungan hajinya untuk membantu
keluarga Asrul. Musibah yang menghampiri kampung mereka saat warga kampung
kecanduan jejaring sosial facebook. Ketabahan hari Aya dan Azam, ketika Aya
mengalami keguguran dan saat anak mereka meninggal. Permainan poltitik yang
dilakukan oleh Trio RW ketika pemilihan ketua RW baru akan dilakukan. Dan masih
banyak nilai yang bisa diambil pada setiap episodenya.
Aku Ingin Berada di Jalan Tuhan
Aku
ingin berada di Jalan Tuhan adalah pesan tersirat yang saya ambil dari sinetron
PPT jilid 1 sampai 9. Apa yang dilakukan oleh Chelsea, Barong dan Juki untuk
bertobat, karena mereka ingin berada di jalan Tuhan. Begitu juga apa yang
dilakukan semua tokohnya dalam menjalani kehidupan ini. Bang Jack yang
mengumpulkan uang demi bisa berangkat haji, tetapi kemudian merelakan uangnya
untuk membantu Asrul. Bang Jack ingin membantu sesama manusia sesuai perrintah
Tuhan. Walaupun Tuhan juga memerintahkan untuk pergi haji, tetapi akhirnya Bang
Jack memutuskan untuk membantu Asrul.
Rumah tangga Aya dan Azam yang selalu dipenuhi
dengan perdebatan (termasuk perdebatan tentang poligami), juga merupakan salah
satu jalan agar mereka menjalani rumah tangga sesuai ajaran agama. Apa yang diminta
Asrul kepada Tuhan, ketika dia merasa ibadahnya kurang saat berubah sukses,
juga salah satu contoh bahwa dia ingin berada di jalan Tuhan. Setiap tokoh yang
ada di sinetron tersebut, mengisyaratkan bahwa mereka selalu ingin berada di
jalan Tuhan. Sehingga, apa yang mereka lakukan untuk menghadapi masalah, selalu
dilandaskan pada ajaran agama.


Assalamualaikum, Putri . . .
BalasHapusSaya juga sama ingin selalu berada di jalan Tuhan setelah menonton tayangan PPT ini, berikut review versi saya :
http://perjalananhidupseorangachmadhumaidy.blogspot.co.id/2016/06/sinetron-para-pencari-tuhan-ppt.html?spref=tw