Minggu, 07 Januari 2018

Awal 2018: Sisi Baru


Hari ini, tepat seminggu di tahun yang baru. Sebelumnya, saya telah menulis tentang penyesalan begitu dalam di postingan akhir tahun 2017. Terlalu banyak waktu terbuang sia-sia hanya untuk berpikir, bersantai dan terpuruk di dua tahun terakhir. Akhir tahun kemarin, saya sadar seharusnya saya tak seperti itu. Seharusnya, saya beranjak. Ke mana pun. Entah ke tempat salah atau benar. Saya benar-benar menyesal.
Sekarang saya ingin menuliskan beberapa sisi baru dalam diri maupun hidup saya. Barangkali ini bisa menjadi pengingat, ketika di sepertiga jalan saya mulai lelah. Karena saya sering kehabisan tenaga, bahkan sebelum sampai di tengah perjalanan. Inilah beberapa sisi baru yang perlu saya beri tahukan pada diri sendiri.

Pertama. Saya berlari secara “sprint” dalam menjalani apa pun di tahun kemarin. Bulan Januari tahun lalu, saya bisa menulis 41 tulisan di blog. Saya mengikuti berapa program Writing Challenge di blog maupun di instagram. Ketika melihat pencapaian saya yang hebat seperti itu, saya merasa bahagia luar biasa. Karena di tahun 2016 saya tak pernah mencapai angka sepuluh untuk frekuensi tulisan di blog per bulan. Tapi, yang terjadi setelahnya adalah saya kelelahan. Di Bulan Februari, saya tak sampai menulis lima tulisan di blog. Ini menyedihkan. Maka, kali ini saya memberi tahu diri bahwa sebaiknya kita berlari marathon saja. Tak usah melesak dengan tenaga penuh di awal, tetapi kemudian kelelahan sebelum sampai tengah perjalanan. Lebih penting menjaga stamina selama perjalanan agar bisa sampai di akhir tujuan. Semoga di akhir tahun, saya akan mendapatkan hasil yang berbeda jika mencoba cara ini.

Kedua. Sungguh, waktu sangat berharga! Saya sudah sering mengatakan ini pada diri sendiri. Tapi apalah daya, hasrat leyeh-leyeh sering sekali muncul. Apa lagi ketika sama sedang dalam mode PMS. Saya hanya mau tiduran, stalking idola, nonton drakor, nonton running man, dan menatap olshop selama berjam-jam. Padahal saat itu ada beberapa kerjaan yang harus saya selesaikan. Entah koreksian, tulisan atau yang lain. Saya biasanya lebih senang memenangkan hasrat leyeh-leyeh itu. Tapi, akhir tahun kemarin saya mengalami penyesalan luar biasa. Maka, tahun ini saya bisikkan pada diri ini, agar lebih kuat dalam melawan diri sendiri. Ada yang pernah bilang bahwa perang yang paing susah adalah perang melawan diri sendiri. Ini seribu persen benar. Tahun ini, saya harus bisa melawan diri sendiri lebih keras lagi. Saya harus mempergunakan waktu dengan sebaik mungkin, tanpa melupakan memberi waktu istirahat atau bersenang-senang. Karena waktu tak akan pernah kembali.

Ketiga. Hilang arah atau tujuan hidup sudah saya alami selama dua tahun belakangan. Sayangnya, yang saya lakukan hanyalah merenung, berpikir dan diam. Ketika saya menyadari bahwa bertindak jauh lebih penting, penyesalan itu dangat bertubi-tubi. Saya ingin menerapkan sesuatu yang berbeda tahun ini. Karena saya telah menemukan/menyadari beberapa hal setelah waktu yang banyak sia-sia kemarin. Saya ingin menekuni apa yang sudah saya putuskan untuk menjadi fokus. Mungkin apa yang saya putuskan untuk menjadi fokus tahun ini berbeda dengan tahun kemarin, Tapi, saya ingin melakukannya dengan baik tahun ini. Saya percaya, asal dilakukan dengan tekun dan konsisten, saya pasti bisa mencapai sesuatu tahun ini.

Keempat. Jaga semangat! Lihat dan ingat ibu, agar semangat! Raih sesuatu tahun ini!

Pada akhirnya, saya perlu menyadari bahwa setahun bukan waktu yang pendek, bukan jalan yang pendek untuk arena lari marathon. Stamina harus benar-benar dijaga dan di-refresh. Tapi, setahun juga bukan waktu yang panjang. Jika ingin meraih sesuatu tahun ini, maka harus benar-benar start dari awal tahun. Tak boleh menunda start atau terlalu banyak berhenti. Dan, sadarilah bahwa tahun kemarin terlalu banyak penyesalan. Kalau akhir tahun ini tak mau sama, maka jangan jalani hari di tahun ini dengan hal yang sama dengan tahun sebelumnya.

Putri
*ditulis untuk #1m1c

*sumber gambar: google


3 komentar:

  1. Semangat mbak Putri ^_^
    hohoho sesama penggemar drakor dan running man, tos dulu.
    Hum,saya bantu meng-aminkan semoga fokus dan cita-cita tahun ini bisa tercapai ..trus bisa jadi anak kebanggaan ibuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo mbak. Salam kenal. Amiinnn.. makasih ya mbak. Wah, beneran mbak? Rekomenin running man episode terlucu dong. Wkwkwk

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus