Di akhir tahun ini,
saya ingin mengatakan pada diri sendiri, “kamu terlalu banyak berhenti!”
Tahun lalu, saya sudah
mengeluhkan hal serupa. Bahwa saya tak tahu harus berjalan ke mana. Rasanya
semua jalan buntu, tak saya sukai. Akhirnya saya hanya berhenti, menjalani
semua ini setiap hari, hingga sekarang penyesalan terdalam datang.
Tadi, saya melihat
postingan foto seorang teman. Dia sedang berlibur dengan keluarganya. Dia
tampak sangat bahagia—ya, itu sudah pasti. Setahu saya, pekerjaannya sekarang
bukanlah pekerjaan impiannya. Tapi, dari pekerjaan itu dia bisa menghasilkan
banyak uang dan membantu perekonomian keluarganya. Itu membuat dia sangat
bahagia. Kemudian, saya melihat pada diri sendiri. Saya pun bekerja yang tak
sepenuhnya saya cintai. Bedanya saya tak menghasilkan banyak uang dan tak bisa
membantu perekonomian keluarga. Dan, saya tetap bertahan di sana. Tahun ini,
saya tak berusaha cukup keras untuk berlari.
Saya melihat teman-teman
melamar banyak pekerjaan, mencobanya, kemudian mengundurkan diri ketika tak
cocok. Bahkan ada seorang teman yang dalam waktu dua tahun telah berganti lebih
dari lima pekerjaan. Itu menyadarkan saya bahwa keputusan saya selama ini
mungkin keliru. Hingga menyisakan penyesalan di akhir tahun lalu dan akhir tahun
ini.
Ada banyak hal, yang
saya sesali tahun ini. Karena saya terlalu banyak berhenti. Lebih baik salah
jalan daripada berhenti. Jalan yang salah akan membuatmu menemukan jalan yang
tepat suatu saat nanti. Kalau berhenti, maka saya tidak akan menemukan yang
tepat. Saya telah melewatkan satu tahun ini hanya untuk berhenti.
Maka, yang ingin saya
katakan untuk diri sendiri di akhir tahun adalah, “mulailah beranjak, jangan
banyak berhenti lagi!”
*ditulis sambil kepo
SBS Drama Awards 2017


0 komentar:
Posting Komentar