sumber gambar: google
Saat
aku melihat beberapa binatang tertentu, aku merasa terpesona hingga ingin
memilikinya. Hahaha! Intinya, binatang-binatang tertentu punya daya tarik yang
menggetarkan hatiku. Kalau dipikir-pikir, binatang ini kadang terlalu ekstrem
untuk dimiliki. Tapi, karena challenge
mengatakan aku boleh memiliki apa saja dan yang mana saja dari jenis binatang
itu, maka aku akan menuliskan keinginanku.
Singa.
Yes, singa! Pertama kali aku suka pada singa adalah saat menonton film Narnia
seri pertama. Aslan, sosok singa yang sungguh menarik. Dia gagah, dan berhati
baik. Sejak saat itu, kalau melihat singa, aku lebih ingin mendekat dan
mengelus surainya daripada kabur. Aku juga berandai-andai jika saja aku bisa
memelihara singa di rumah. Empuk kali ya, dibuat sandaran sambil tiduran.
(Dikira boneka! Hihihi).
Gajah.
Ahhh... kalau ini karena ke-melow-annya. Bagiku, mata seekor gajah berbicara
banyak hal dan melow. Menurutku, gajah juga merupakan hewan yang mudah
tersentuh dan lembut. Setiap melihat gajah di liputan televisi atau di kebun
binatang, aku jarang menemukan “api yang menyala” di mata seekor gajah. Lebih
banyak kelembutan dan kasih di sana. Rasanya, aku ingin punya satu keluarga
gajah untuk dipelihara di rumah. Aku bakal bahagia kalau ngelihat ibu, bapak
dan anak gajah saling bercengkerama, saling mengasihi. Ingin ngobrol juga dengan
mereka dari hati ke hati. Barangkali punggung mereka lelah bekerja dan butuh
tukang pijat.
Koala.
Kalau yang ini, karena lucu aja sih. Hehehe. Salah satu binatang favorit sejak
lama. Wajah dan tingkahnya lucu.
Jerapah.
Ini sih gara-gara aku nonton Madagaskar. Hehehe.
Penguin. Cara jalannya lucu, unik.
Dia juga hewan yang baik. Heheheh. Melihat penguin berjalan pelan, seolah
melihat seorang anak kecil yang belajar berjalan. Yah, bisa sebagai obat rindu
dekat dengan anak kecil.
Itulah
lima binatang yang membuatku benar-benar terpesona dan ingin memiliknya di
rumah. Sempat berpikir menuliskan buaya. Tapi, kemudian ingat kalau aku tak
suka mantanku; aku tak suka buaya darat.


0 komentar:
Posting Komentar